AtjehUpdate.com,- Asam urat sangat menjengkelkan, meski selalu diobati namun kerap kambuh kembali dalam waktu yang sangat cepat. Apalagi asam urat ini sering terasa di malam hari, dan biasanya sangat menyakitan.

Itu terjadi karena mungkin anda kurang cairan, atau tidak buang air kecil dan minum sebelum tidur. Nah untuk mengobati asam urat, Anda tidak memerlukan obat yang mahal. Cukup dengan mengubah makanan, asam urat bisa tidak kambuh kembali.

Selain itu, ada juga buah kecil yang bisa mengobati asam urat dan membuatnya tidak kambuh kembali. Buah itu adalah kersen atau disebut juga buah talok. Lalu bagaimana cara yang tepat mengonsumsinya?

Kersen merupakan tanaman yang mudah tumbuh di daerah tropis. Tumbuhan ini juga mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Buah mirip ceri ini seringkita temui di pinggir jalan dan jarang di budidayakan dengan serius.

Tapi siapa sangka, jika di balik buahnya yang kecil, terdapat khasiat yang besar. Jika buah ini hanya familiar sewaktu Anda kecil, maka sebaiknya Anda mulai menanam di halaman rumah Anda, karena khasiat buah dan daunnya sangat besar.

Bagi Anda yang mempunyai asam urat, tidak usah jauh-jauh pergi ke dokter, cukup dengan mengonsumsi buah kecil ini sebanyak 9 butir sekali makan, dan dilakukan sebanyak tiga kali dalam sehari, maka asam urat Anda bisa hilang.

Kersen mempunyai kandungan gizi yang cukup baik, bahkan tidak kalah dengan buah mangga. Untuk satu butir buah kersen, mengandung Vitamin C sebanyak 85 miligram, dan kandungan kalsium dalam buah ini juga cukup tinggi yaitu sekitar 124,6 miligram.

Agar bisa mendapatkan manfaat dari daunnya, anda cukup merebusnya, dimana sepertiga bagian dari air rebusan, diminum sebanyak tiga kali dalam satu hari. Air rebusan ini berkhasiat untuk anti radang dan menurunkan panas, serta sebagai antiseptik yang dapat membunuh mikroba yang berbahaya.

Tidak ada salahnya bagi anda mulai memperhatikan tanaman buah yang satu ini. Karena kesehatan merupakan harta yang harus dijaga. Namun ingat, ambillah buah kersen yang matang di pohonnya, karena buah yang matang di pohon mempunyai kandungan nutrisi yang maksimal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here