AtjehUpdate.com,- Sigli, Kaki mungil laki-laki melangkah perlahan di atas tali yang membentang di atas aliran air sungai yang cukup deras.

Tangan kecilnya sebelah kanan memengang hasil panen sawah mengikuti langkah dengan penuh keseimbangan, sedangkan tangan satunya lagi menggenggam tali diatasnya sebagai pegangan jembatan tali tersebut.

Pemandangan miris dan membuat ngeri itu ada di gampong kreung Meuriam, kecamatan Tangse, Pidie, Kamis (7/1/2019).

Yang membuat jantung berdebar kancang adalah ketika langkah pengangkut hasil panen padi tersebut terhenti di tengah jembatan dan tali mulai bergoyang, Tali bahkan sempat bergerak naik turun, ketika dua orang ini berada di atas tali yang sama.

Jembatan tali ini hanya memiliki enam buah batang bambu yang menopangnya. Sedangkan aliran sungai bisa dilihat cukup deras, bentang talinya pun cukup panjang, karena sungai ini sangat lebar. Ternyata, semua masyarakat duson Aleu Lhoek gampong Kreung Meuriam yang bercocok tanam menyeberang sungai lewat jembatan tali tersebut.

Geuchik gampong Kreung Meuriam, Banta Saidi mengatakan kepada AtjehUpdate.com sangat berharap perhatian khusus dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar segera dibangun jembatan untuk akses melintasi ke lahan pertanian dan perkebunan warganya tersebut.

“Kami atas nama masyarakat gampong Kreung Meuriam sungguh sangat berharap kepada pemerintah agar sesegera mungkin membangun jembatan akses untuk penyebrangan warganya, karena ada enam titik masih menggunakan jembatan satu tali oleh warga gampongnya”, ungkap geuchik gampong Kreung Meuriam tersebut.(Mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here