AtjehUpdate.com,- Memasuki tahun 2019, tanggal 24 Januari terdapat sejumlah peristiwa yang tercatat dalam deretan sejarah. Salah satunya yaitu lahirnya sang Pahlawan Nasional Jenderal Soedirman.

Dikutip dari Wikipedia, Jenderal Besar Raden Soedirman lahir di Bodas Karangjati, Rembang, Purbalingga pada 24 Januari 1916. Anak dari pasangan Karsid Kartawiraji dan Siyem ini merupakan seorang perwira tinggi Indonesia pada masa Revolusi Nasional Indonesia.

Terlahir dari pasangan rakyat biasa di Purbalingga, Hindia Belanda, Soedirman diadopsi oleh pamannya yang seorang priyayi.

Soedirman dibesarkan dengan cerita-cerita kepahlawanan, juga diajarkan etika dan tata krama priyayi serta etos kerja dan kesederhanaan wong cilik atau rakyat jelata. Untuk pendidikan agama, ia dan adiknya mempelajari Islam di bawah bimbingan Kyai Haji Qahar. Soedirman termasuk seseorang yang taat agama dan selalu shalat tepat waktu. Menjadi panglima besar Tentara Nasional Indonesia pertama, ia secara luas terus dihormati di Indonesia.

Kematian Soedirman pada 29 Januari 1950 menjadi duka bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia tutup usia di umurnya yang cukup muda yakni 34 tahun karena penyakit TBC yang diidapnya. Bendera setengah tiang dikibarkan dan ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan prosesi upacara pemakaman.

Soedirman terus dihormati oleh rakyat Indonesia. Soedirman wafat kurang lebih satu bulan setelah Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta.

Soedirman ditampilkan dalam uang kertas rupiah keluaran 1968, dan namanya diabadikan menjadi nama sejumlah jalan, universitas, museum, dan monumen.

Pada tanggal 10 Desember 1964, ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here