Musrenbang RKPD 2019 Lebih Cepat dan Efektif

0
115

PARLEMENTARIA

AtjehUpdate.com,- Aceh Tamiang, Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang mengikuti kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang untuk tahun anggaran APBK 2019.

Musrenbang tersebut berlangsung selama tiga hari dimulai sejak tanggal 5-8 Februari 2018 yang dihadiri seluruh anggota Dewan berdasarkan daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Para wakil rakyat ini sengaja di undang oleh Bupati Aceh Tamiang H Mursil, SH, MKn untuk ikut menyerap aspirasi masyarakat sekaligus agar terjadi pemerataan pembangunan disetiap wilayah Aceh Tamiang.

Wakil Ketua I DPRK Aceh Tamiang, Juanda, S.IP meminta kepada Bappeda, Camat dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) agar memprioritaskan program tertunda hasil Musrembang tahun sebelumnya yang belum terkomodir oleh APBK dan harus diusulkan kembali dalam Musrembang tahun ini untuk dapat direalisasikan pada tahun 2019 mendatang.

“Hal tersebut sangat penting dikarenakan masing-masing desatelah menyepakati mana sajaprogram yang telah menjadi prioritas untuk di dahulukan saat pembahasan Musrenbang. Disamping itu untuk menepis image negatif bahwa Musrembang itu bukan sekadar seremonial semata,” tegas Juanda, Senin (12/2) sore di Karang Baru.

Juanda turut mengikiuti Musrenbang di tiga Kecamatan yakni, Sekerak, Karang Baru dan Rantau. Selain Juanda, sejumlah anggota dewan yaitu Ismail dan Syaiful Bahri juga mengikuti Musrenbang di tiga kecamatan tersebut yang merupakan Dapil I tempat mereka dipilih saat Pileg 2014 silam.

Baca Juga  Banyak Pungli di Dinas PU Langsa, LSM Perintis: Masyarakat Tidak Puas Kinerja Aparat Hukum

Menurut dia, dalam Musrenbang di Kecamatan Rantau, secara umumyang menjadi prioritas pembangunan di tahun sebelumnya diketahui ada yang sudah masuk dalam anggaran 2018. Seperti program prioritas pengaspalan ruas jalan meliputi lima desa dari Dusun Rejo, Desa Suka Rahmat, Jamur Labu, Jamur Jelatang hingga Desa Suka Rakyat dengan anggaran tahap-2 senilai Rp 5,4 miliar tahun ini akan dikerjakan.

Begitu juga pembangunan ruas jalan meliputi Desa Durian-Sapta Jaya dengan anggaran tahap-5 fungsional senilai Rp 4 miliar lebih juga akan dilanjutkan pada tahun ini. Bahwa untuk Kecamatan Rantau pihaknya terfokus kepada Desa Sapta Jaya, yang ada tujuh kampung tergabung didalamnya.

“Artinya aspirasi dari Musrenbang musti terpenuhi, nggak ada lagi cerita ketinggalan pembangunan infrastruktur. Selama ini pemerintah daerah juga berkomitmen untuk mengakomodir perbaikan insfrastruktur terutama ruas jalan utama di Sapta Jaya itu,” kata pimpinan kolektif DPRK Atam itu.

Kemudian papar Juanda, sejumlah pembangunan strategis untuk kepentingan umum diantaranya, pembuatan beton penahan tebing sungai Dusun Melati, Desa Benua Raja dengan anggaran Rp 2 miliar serta pembangunan Bahu Jalan Simpang Kota Lintang, Kecamatan Kualasimpang-Desa Landuh, Kecamatan Rantau anggaran Rp 1,5 miliar juga sudah diakomodir dan akan terealisasi tahun ini.

Baca Juga  Aceh Tamiang Banjir, Air Melintas Setinggi 1 Hingga 1,5 Meter

Hal ini membuktikan bahwa pihak eksekutif sangat respek terhadap apa yang telah menjadi prioritas pembangunan di daerah. “Sedapatnya usulan program prioritas harus terakomodir. Saran kita kepada Bappeda dan pihak Kecamatan mana yang dirasa belum terakomodir dalam Musrenbang 2018, maka bisa meletakan kembali program prioritas itu untuk dimunculkan di Musrenbang tahun berikutnya,” saran politisi muda dari PAN ini.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here