AtjehUpdate.com,- LANGSA, Ketua Panwaslu Kota Langsa, Muhammad Khairi, M Pem I,menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait pengrusakan Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu , Jumat (11/1/2019).

Khairi tidak menampik telah menerima informasi adanya APK caleg yang dirusak orang tak dikenal sehingga pihaknya juga mengimbau agar hal tersebut segera dilaporkan secara resmi sepanjang memenuhi syarat laporan.

“Sampai saat ini Panwaslu Kota Langsa telah menyelesaikan 7 laporan dugaan pelanggaran pemilu yaitu 1 kasus sengketa Pemilu, 1 dugaan pelanggaran pidana pemilu, 4 pelanggaran administrative pemilu dan 1 kasus dugaan pelanggaran yang masuk dalam ketentuan UU lainnya, sementara terkait pengrusakan APK caleg Panwaslu Kota Langsa belum menerima laporan resmi” terang Komisioner Panwaslu Kota Langsa ini.

Lebih lanjut, Khairi juga mengimbau agar para peserta pemilu dan kontestan untuk sama-sama menaati aturan dan menjaga norma-norma etika berpolitik yang baik serta mentaati aturan Pemilu.

”Dan juga kita harap kepada seluruh elemen masyarakat agar sama-sama menjaga kedamaian dan harmonisasi untuk mensukseskan Pemilu 2019 yang tidak lama lagi segera terlaksana” pungkasnya.

Adapun pengamatan media aksi pengrusakan APK terjadi di sejumlah titik seperti di sekitaran simpang empat SMA Negeri 3 Langsa dan perempatan Kantor Dinas PMG Kota Langsa yang diantaranya milik caleg dari partai Berkarya, Gerindra, PKS, PAN, Golkar, PDIP, Hanura serta PA. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here