AtjehUpdate.com, Kualasimpang
Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dan Unit Opsnal
Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang, Rabu (9/8) malam sekitar pukul 21.30 WIB
menagkap tiga orang tersangka pengedar Narkotika jenis Pil Ekstasi.

Salah satunya, SY diciduk
di rumahnya di Desa Dalam, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang bersama seorang
laki-laki berinisial YP (31) warga Dusun Kenangkung, Desa Muka Sei Kuruk,
Kecamatan Seruway. Dari keduanya petugas menemukan barang-bukti sebanyak 7
butir pil ekstasi.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP
Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu Wijaya Yudistira Putra kepada
Analisa, Kamis (10/8) membenarkan penangkapan oknum abdi negara tersebut.
“Benar tersangka yang perempuan SY, oknum PNS. Dia ditangkap dengan teman
pria-nya, YP disebuah rumah di Desa Dalam,” tegas Kasat.
Dijelaskan, penangkapan
dua orang tersangka penyalahguna narkotika jenis pil ekstasi tersebut dilakukan
bersama tim gabungan dari personel Satres Narkoba dan BNNK Aceh Tamiang pada
Rabu malam setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Selanjutnya dilakukan
penyelidikan dengan penggerebekan di rumah tersangka SY, di Dusun Damai, Desa
Dalam, Kecamatan Karang Baru. Pada saat dilakukan penggeledahan, ditemukan
barang bukti sejumlah butir pil yang diduga kuat ekstasi. “Pil ekstasi
disimpan tersangka SY didalam laci lemari pakaian. Pil-nya warna pink berjumlah
7 butir dibungkus plastik transparan,” paparnya.
Ditangkap di hotel
Dari hasil pengembangan
kasus pil ekstasi tersebut kata Wijaya, Tim gabungan Satres Narkoba dan BNNK
Aceh Tamiang berhasil menagkap seorang tersangka lainnya, yaitu TSB (23) warga
Desa Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota. Laki-laki muda itu dibentuk petugas
di dalam kamar hotel Desa Halban Jati, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat,
Sumut, Kamis 10/8) dini hari pukul 01.00 WIB.
Selain meeingkus seorang
pelaku, petugas juga mengamankan barang-bukti berupa 4 butir pil ekstasi yang
disimpan dalam.kotak rokok. “Tersangka TSB di tangkap di Hotel Besitang
(AKR), Kabupaten Langkat. Jenis barang-buktinya sama, pil ekstasi warna pink
berlogo Rolex,” katanya.
Kasatres Narkoba Iptu
Wijaya Yudistira Putra, menegaskan, ketiga tersangka yang ditangkap merupakan
pengedar pil ekstasi diwilayah Aceh Tamiang. Mereka diserahkan dan akan
diproses hukum di Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang. “Para tersangka
dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) UU Nomor: 35/2009 tentang
Narkotika dengan ancaman hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun
penjara.
Sementara itu, Direktur
RSUD Aceh Tamiang,  Ibnu Azis, SKM yang
dihubungi,  Kamis (10/8) mengatakan, sudah mengetahui anak buahnya ditangkap BNNK dan Satres Narkoba Polres Aceh
Tamiang tadi malam. “Benar SY PNS RSUD yang bertugas di bagian laboratorium,” terangnya.
Namun demikian kata Azis,
hal itu diluar dari tugasnya sebagai pegawai rumah sakit. Sejauh ini pihaknya
selalu mengingatkan seluruh jajaran PNS dan tenaga medis di RSUD untuk tidak
terlibat narkoba melalui kegiatan apel pagi di RSUD sempat. “Bahkan setiap
enam bulan sekali kami melakukan tes urine di RSUD,” ujarnya.[Red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here