AtjehUpdate.com,- Jakarta, Batalnya pelantikan Letjen Doni Monardo menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) disayangkan oleh sejumlah kalangan, termasuk Andi Arief, Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam era presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Untuk jenderal bintang 3 aktif mencapainya itu tidak mudah. Banyak prestasi yang dicapai. Tidak boleh dipermalukan, undangan sudah menyebar tapi tiba-tiba dibatalkan. Itu kan namanya dipermalukan. Malu dengan keluarga, malu dengan kesatuan, malu dengan khalayak,” tandas Andi, sesaat lalu (Rabu, 2/1). Seperti lansiran RMOL.

Seoerti rencana awal, Letjen Doni Monardo bakal dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pagi ini (Rabu, 2/1). Undangan pun tersebar. Namun selang beberapa jam ada pengumuman pihak Istana bahwa pelantikan tersebut ditunda. Penyampai pesannya adalah Jurubicara Kepresidenan, Johan Budi SP.

Andi pun mengaku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Doni saat tahu pelantikannya sebagai BNPB-1 ditunda.

“Bayangkan ratusan bahkan ribuan mungkin yang sudah ucapkan selamat, bagaimana perasaan tiba-tiba batal,” ungkap Andi.

Segudang prestasi yang didapatkan Doni Monardo. Dia mengisahkan bahwa Doni adalah prajurit TNI yang sangat berprestasi, ungkit Andi.

“Yang saya dengar selain operasi pembebasan kapal Sinar Kudus, dia juga berhasil dalam operasi militer di Aceh, Timor Timur. Dia terkenal dengan tidak melanggar HAM,” Andi menguraikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here