Pemda Aceh Besar Diminta Tegas Terhadap Dokter Bermental ‘Kerupuk’

0
93
Pulo Aceh, Aceh Besar
Pulo Aceh, Aceh Besar

Dokter Menolak Ditempatkan Di Pulo Aceh

AtjehUpdate.com,- Aceh Besar, Menanggapi sebuah komentar di media Sosial Facebook (16/1/2018) di grup “Aceh Besar bersatu”, salah satu warga Pulo Aceh dalam grup tersebut, Sahar, menulis bahwa keberadaan dokter di puskesmas Pulo Aceh belum maksimal, hal ini seperti mengabaikan masyarakat Pulo Aceh sebagai warga Aceh Besar. Mohon penjelasanya dari Legislatif dan Eksekutif, tulisnya.

Komentar itupun ditanggapi oleh Ketua DPRK Aceh Besar, Sulaiman, SE lewat akun “Man Lamara” membalas bahwa pihaknya telah mendatangi Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar untuk mempertanyakan keberadaan Dokter di Pulo Aceh.

Ketua IPPELMAPA, Muliadi Azis
Ketua IPPELMAPA, Muliadi Azis

Menurutnya, bahwa Kedinkes mengatakan kepada ketua DPRK Aceh Besar pihaknya telah menempatkan dokter di Pulo Aceh, namun setelah SK keluar dokter yang bersangkutan langsung mendatangi pihak legislatif dan Eksekuti untuk meminta Cancel (red-minta dibatalkan) SK tersebut, sehingga kadis serba salah, tulisnya.

Terkait permintaan Cancel SK tersebut, Ketua IPPELMAPA, Muliadi Azis angkat bicara, meminta Pemerintah Aceh Besar untuk bersikap tegas terhadap Dokter yang bermental kerupuk. Mereka sebagai abdi negara seharusnya tidak melakukan hal yang demikian.

Baca Juga  Mitos Kerap Onani Menyebabkan Lutut Kopong,  Benarkah.?

Muliadi Azis meminta kepada Pemda Aceh Besar untuk tidak menanggapi para Abdi Negara yang bermental lemah dan tidak mau mengabdi kepada rakyat.

Menurutnya, Pulo Aceh masih berdekatan dengan Ibu Kota Provinsi dan masih berada dalam ruang lingkup Kabupaten Aceh Besar. “Jika ditugaskan ke Pulo Aceh saja enggan, Bagaimana kalau ditugaskan ke Aceh singkil, simelu atau ke Papua?,” ucapnya heran.

Ketua IPPELMAPA juga meminta kepada Pemerintah Aceh Besar untuk mengutamakan merekrut putra putri Pulo Aceh lulusan Akbid dan Akper untuk bekerja di Pukesmas disana. Karena jika menempatkan abdi negara yang tidak serius mengabdi kepada rakyat, dikhawatirkan akan terulang kembali kasus yang serupa. Banyak cara melakukan perubahan selama tidak dipolitisir, tegasnya.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here