Terlihat sejumlah anggota
Satpol-PP sedang membantu pemilik cafe dalam penertiban tersebut di Km 8
Gampong Kuala Langsa, Kec. Langsa Barat, Jumat (7/7).
AtjehUpdate.com, LANGSA – Pemko Langsa
melalui Camat Langsa Barat yang diback up Satuan Polisi Pamong Praja
(Satpol-PP) Kota Langsa menertibkan sejumlah café yang berada di pinggir jalan
menuju Pelabuhan Kuala Km 8, Gampong Kuala, Kec. Langsa Barat, Jumat (7/7).
Penertiban langsung
dipimpin oleh Camat Langsa Barat, Drs Mardani MAP,  disela-sela penertiban, kepada wartawan
mengatakan bahwa penertiban cafe tersebut bertujuan agar pedagang menempati
lokasi atau lapak yang telah disediakan oleh Pemko Langsa yakni didalam hutan
mangrove.
“Kita lakukan
penertiban sudah ada komitmen antara pemilik cafe dengan Pemko Langsa agar
dilakukan penertiban dan para pedagang minta waktu 10 hari setelah lebaran,”
terang Mardani.
Masih menurutnya, ketika
lintasan tersebut terbebas dari cafe maka akses jalan juga menjadi lancar dan
yang sangat penting lapak yang telah disediakan oleh Pemko Langsa berorientasi
kapada menunjang destinasi wisata hutan manggrove.
Sambungnya, kedepan
puluhan cafe yang berada di pinggir jalan menuju pelabuhan Langsa tersebut kita
pindahkan kedalam agar terlihat indah dan tertib.
Sementara itu Kabid Ops
Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol-PP, M Daud SH, yang
dikomfirmasi wartawan mengatakan bahwa membenarkan melakukan penertiban cafe
disepanjang jalan menuju pelabuhan Kuala Langsa dengan menggerahkan pasukan
sekitar satu pleton.
“Ya kita diminta
bantu oleh pihak muspika Kecamatan Langsa Barat untuk menertibkan cafe yang beraa
dipinggir jalan menuju pelabuhan,” ujar M Daud.
Hal senada juga
diungkapkan oleh Geuchik Kuala Langsa, Rusmadi SKM, menyatakan bahwa jauh hari
memang sudah ada kesepakatan antara Pemko dan pemilik cafe.
“Alhamdullilah tidak
ada masalah ketika dilakukan penertiban oleh tim Muspika Kecamatan dan tim
Satpol-PP,” kata Rusmadi.[Ra]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here