AtjehUpdate.com, LANGSA
– Peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) oplosan akhir-akhir ini di Kota Langsa
telah meresahkan masyarakat. Pihak berwajib diminta untuk segera menertibkan
keberadaan BBM oplosan dimaksud.
Berdasarkan informasi yang
diperoleh atjehupadate.com, Rabu (3/5), disebuah tempat kawasan Gampong
Seulalah, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, terdapat sebuah gudang BBM
oplosan yang selama ini diedarkan untuk memenuhi konsumsi BBM masyarakat. Namun
dampak dari penggunaan BBM oplosan dimaksud telah membuat warga mengeluh.
Menurut keterangan warga, Bahan
Bakar Minyak (BBM) yang ditimbun pada gudang yang terletak di Gampong Seulalah
itu adalah minyak mentah yang dipasok dari Ranto Peureulak Aceh Timur. Selanjutnya
minyak mentah itu diolah menjadi BBM yang kabarnya telah dioplos, kemudian
dijual kembali kepada masyarakat.
Sejumlah warga yang
terlanjur menggunakan BBM tersebut mengeluh, karena kualitas BBM yang diedarkan
tidak memenuhi standar yang ada. Apalagi warga juga tidak mengetahui apakah
keberadaan gudang pemimbunan dan pengolahan BBM tersebut memiliki izin dari
pihak terkait atau tidak.
Sedangkan pemilik gudang
penimbunan BBM itu yang menurut masyarakat sekitar bernama Dayat, tidak
berhasil ditemui untuk diperoleh keterangan yang sebenarnya.
Sementara Kapolres Langsa,
AKBP Drs Iskandar SIk, melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq SIk, kepada
atjehupdate.com, mengaku pihaknya sudah menerima informasi dari beberapa elemen
masyarakat menyangkut adanya gudang penimbunan BBM oplosan di kawasan Gampong
Seulalah Kecamatan Langsa Lama.

“Ya kita sudah dapat
masukan dari beberapa LSM dan elemen masyarakat lainnya terkait keberadaan
gudang BBM itu. Dalam hal ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih
lanjut,” ujar AKP M Taufiq SIk.[ZAL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here