Peringatan Maulid Di Pendopo Walikota Langsa Sepi

0
78

Tanpa Mengundang Kaum Dhuafa

AtjehUpdate.com,- LANGSA, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Pemko Langsa di Pendopo Walikota Langsa terkesan sepi dan tidak terlihat dihadiri oleh kaum marginal, Kamis (15/2).

Amatan wartawan, jalannya peringatan hanya dihadiri oleh segenap para kepala SKPK, pns dan orang-orang dekat kalangan pendopo saja.

Anehnya, ketika wartawan menanyakan kepada salah seorang warga, mereka sama sekali tidak tahu kalau di pendopo Walikota ada digelar peringatan maulid Nabi, padahal acara tersebut merupakan bagian dari syiar Agama yang patut di ketahui oleh khalayak ramai.

“Kami gak tau kalau ada maulid di pendopo Walikota Langsa, atau mungkin acara tersebut hanya untuk kalangan tertentu saja,” ujar Hamid salah seorang warga Kota Langsa yang mengaku hanya melihat acara dari luar pagar pendopo.

Masih menurutnya, dari tadi kami hanya memantau dari luaran pagar dan juga tidak terlihat orang miskin ikut dan masuk kedalam pendopo layaknya peringatan maulid yang digelar oleh Pemko.

Baca Juga  Bangunan dan Gedung Aset Pemkab Aceh Timur di Kota Langsa Buat Semak

“Mungkin hanya untuk pejabat dan orang kaya saja yang diperbolehkan hadir dalam peringatan maulid tersebut, tapi sudahlah kami juga gak berkecil hati,” ucap Hamid dengan nada lirih.

Direktur Eksekutif Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Al Mahdaly yang dimintai tanggapan oleh wartawan terkait sepinya peringatan maulid yang digelar di pendopo Walikota Langsa dan tidak adanya kaum marginal menyatakan, bahwa kalau benar kondisinya seperti itu sangatlah disayangkan, apalagi kalau peringatan maulid itu hanya milik pejabat saja.

“Sangat disayangkan, karena maulid juga merupakan bagian daripada syiar Islam yang mesti disampaikan bagi semua kalangan bahkan kehadiran kaum papah akan mendapatkan berkah dari Allah SWT” ucap Sayed.

Pihak panitia dari Pemko Langsa dalam pelaksanaan peringatan maulid tersebut hendaknya lebih sigap dan kehadiran masyarakat Kota Langsa tidak boleh terlupakan, jangan kemudian dapat menimbulkan asumsi seolah ada upaya menciptakan strata sosial yang membuat sedih kaum lemah.

“Namanya acara di rumah raja (red- pendopo walikota), tentu masyarakat ingin hadir dan menikmati kenduri yang pasti terbilang nikmat, maka ini bisa membuat kaum dhuafa dan fakir miskin sedih kenapa tidak diundang,” ucap Sayed.

Baca Juga  Panitia Pembangunan Meunasah Gp Daulat Langsa Dinilai Tidak Transparan

Sementara itu, awak media coba mengkonfirmasi Kabag Humas Pemko Langsa, Husein, namun yang bersangkutan mengaku sedang berada di Provinsi Jawa Timur ikut kunker rombongan DPRK Langsa. Wartawan pun menghubungi Sekda Kota Langsa, Syahrul Thaib SH selaku ketua panitia pelaksana hajatan tersebut, Kamis (15/2).

Menurut Syahrul Thaib acara maulid tersebut memang tidak mengundang masyarakat umum dan khusus untuk PNS Pemko Langsa saja.

Disinggung mengapa Pemko tidak mengundang kaum dhuafa dan fakir miskin ia nya menjawab memang mereka tidak diundang, karena mereka bisa hadir ke acara maulid yang diadakan di mesjid-mesjid ataupun di dayah-dayah.

“Ini memang khusus buat PNS saja, kalau kaum dhuafa dan masyarakat biasa kan bisa datang ke maulid yang digelar di mesjid-mesjid atau di dayah-dayah, makanya ini khusus memang tidak kita undang mereka,” ujar Sekdako ini memberikan tanggapan.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here