AtjehUpdate.com,- Banda Aceh, Ketua Peusaba Aceh, Mawardi Usman mengatakan bahwa orang yang membakar kalimat tauhid adalah makhluk terkutuk dan lebih terkutuk lagi yang membela yang membakar bendera Tauhid, Rabu (24/10/18).

“Barangsiapa membakar bendera Tauhid dan kemudian membela diri dan juga memusnahkan makam Ulama walau satu dunia sekalipun mendukung akan mudah dimusnahkan Allah dalam sekejap”.

Lihatlah peradaban ‘Ad yang sangat besar yang berani berkata kepada Nabi Hud. Siapakah yang lebih kuat dari kami karena Kaum ‘Ad sejak masa Syidad Bin ‘Ad adalah penguasa dunia yang berhasil membuat istana emas dan intan berlian, namun mereka kaum durhaka kemudian Allah mengirimkan angin yang memusnahkan kaum Ad hingga ke akar-akarnya.

Dijelaskan Mawardi, kaum ‘Ad dikenal dengan bangsa Arab yang hilang jangan sampai bangsa yang menentang Allah dan Rasulullah akhirnya menjadi Bangsa yang hilang. Ingatlah Gempa di Palu yang terjadi beberapa waktu lalu hanya dalam hitungan detik semua musnah. Peusaba mengingatkan hanya dengan memohon Ampun dan tidak mengulangi dosa bencana dapat ditolak.

Kembali diingatkannya, bahwa barangsiapa berdiam diri ketika Agama Allah dihina maka termasuk kaum yang zalim.

Di Aceh juga sedang terancam makam para Raja dan Ulama era Kesultanan Aceh Darussalam dan Lamuri yang bertuliskan kalimat tauhid di setiap dihancurkan ini juga sudah lama dilakukan bahkan sejak masa Belanda.

Karena itu Peusaba meminta semua pihak melindungi nisan yang berukir diseluruh Aceh dan Nusantara serta Malaysia. Peusaba mengingatkan agar kejadian pembangunan IPAL di kawasan makam ulama dan Raja di Gampong Pande dan Gampong Jawa tidak terulang lagi atau Allah akan murka terhadap kaum yang zalim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here