AtjehUpdate.com, LANGSA – PT. PLN (Persero) Wilayah Aceh,
melalui program one day service, akan menampung penyambungan baru terhadap 1000
pelanggan per hari. Bahkan lounching penyambungan baru 1000 pelanggan  ini telah dilakukan GM PLN Aceh pada Selasa
(4/4) lalu.
Humas PLN Wilayah Aceh,
Jufrizal kepada atjehupdate.com, Kamis (6/4), mengatakan, lounching
penyambungan baru 1000 pelanggan telah dilangsungkan di halaman kantor PLN Aceh,
yang dihadiri para Manager Area PLN seluruh Aceh, pegawai PLN dan mitra PLN
Aceh, serta perwakilan lembaga konsumen dan asosiasi kelistrikan. Sementara dari
Pemerintah Aceh diwakili oleh Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben)
Aceh, Akmal Husein.
Selain itu, pada
kesempatan yang sama, GM PLN Aceh, Jefri Rosiadi, juga menandatangani nota kesepahaman
atau memorandum of understanding (MoU), dengan para developer properti yang
tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Aceh, serta Asosiasi Pengembang
Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Aceh, kata Jufrizal.
Dikatakannya, MoU yang
ditandatangani itu mencakup proses pembangunan, penyediaan, dan jaringan
listrik ke setiap perumahan yang saat ini sedang marak dibangun oleh REI dan
Apersi di Aceh.
Pada kesempatan lounching
itu, turut  dilakukan pelepasan parade 18
kendaraan mobil gerai daya, masing – masing dari Gerai Area Banda Aceh 3 buah,
Area Langsa 2 buah, Area Lhokseumawe 5 buah, Area Meulaboh 3 buah dan Area
Singli 5 buah, serta diiringi parede belasan kendaraan roda dua dari sejumlah
vendor.
Menurut Jufrizal,
sebagaimana yang disampaikan GM PLN Aceh Jefri Rosiadi,
target penyambungan baru
dilakukan PLN tahun 2017 adalah sebanyak
50 ribu pelanggan.
Menyangkut adanya gangguan
listrik selama beberapa waktu terakhir, Jufrizal menegaskan, bahwa listrik
padam bukan berarti daya listrik tidak cukup, melainkan murni karena adanya
gangguan pembangkit, bukan faktor kesengajaan. Dirinya meminta jangan
diasumsikan listrik padam PLN tidak mampu melakukan penyambungan baru.
“Karena berapapun permintaan
pelanggan baru, PLN siap memenuhi.
Gangguan listrik kadang memang tidak bisa diprediksi. Apalagi dengan adanya
beberapa pembangit baru yang kini sedang diupayakan, seperti proyek 250 MW Arun
dan  di Krueng Raya serta di Meulaboh,
maka kemandirian kelistrikan Aceh akan segera terwujud”, Demikian Humas PLN Aceh
Jufrizal.[ZAL/Red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here