Polisi dan Masyarakat Razia PEKAT, Sejumlah Waria Diciduk

0
641
Sejumlah waria dan Lgbt di Aceh Utara yg terjaring razia
Sejumlah waria dan Lgbt di Aceh Utara yg terjaring razia

AtjehUpdate.com,- Aceh Utara, Sejumlah Waria (Wanita yang Sebenarnya Pria) di Razia, dalam operasi Penyakit Masyarakat di Aceh Utara, Sabtu (27/1/2018).

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Razia pada malam Ahad tersebut dilakukan Tim Gabungan dari Kepolisian yang di pimpin langsung Kapolres AKBP Untung Sangaji, Satpol PP, Polisi Syariah Wilayatul Hisbah Aceh, beserta Masyarakat Anti Maksiat dan Tim Amar Makruf Nahi Munkar.

Razia dengan menyisir sejumlah lokasi yang disinyalir tempat waria beroperasi dan berkumpul.

Operasi Razia ini dilakukan atas laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan kaum waria di Aceh Utara dan sekitarnya, yang merupakan momok maksiat dan pengrusak generasi muda.

Waria yang di amankan langsung diberi sanksi secara “adat”, dengan dicukur rambutnya bagi yang berambut panjang menyerupai perempuan.

Walau rencananya akan diberikan pembinaan, namun sebagian besar masyarakat menuntut kaum waria tersebut di usir dari Aceh karena sudah terlalu sering dinasehati untuk bertaubat. Namun tidak memperlihatkan itikad baik, malah mempengaruhi remaja dan masyarakat, bahkan jumlahnya semakin banyak.

Salon tempat biasa mereka berkumpul
Salon tempat biasa mereka berkumpul

Rencananya kegiatan razia kaum waria dan kelompok Transgender Waria, Homoseksual Gay, Lesbian akan dilaksanakan di seluruh wilayah Aceh yang menerapkan Qanun Syariat Islam.

Ketua Gerakan Anti LTGB Aceh (GALA) Tgk.Saimun menyatakan samgat mendukung kegiatan di Aceh Utara ini.

“Semoga aksi penumpasan penyakit masyarakat ini dilaksanakan di seluruh wilayah Aceh, Tim GALA siap membantu pihak keamanan,” harap Saimun.

Harapan serupa juga di sampaikan dewan penasehat GALA, H. Akmal Hanif yang mendapat kabar ini saat sedang menunaikan ibadah Umrah.

“Razia Waria dan semua kelompok LTBG sudah saatnya di laksanakan di seluruh Aceh. Kami sangat mendukung dan siap mengfasilitasi,” tegas Abi Akmal yang putra Aceh Utara ini.

Operasi ini mendapat dukungan dari para ulama, serta sambutan positif dari seluruh masyarakat Aceh, termasuk warga non-muslim.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here