Pupuk Urea Langka, Petani Kelimpungan

0
468

Petani Dihantui Ancaman Hama

AtjehUpdate.com,- LANGSA, Pupuk jenis urea dinyatakan langka di pasar Kota Langsa yang membuat sejumlah kelompok petani padi di Gampong Alur Merbau, Kec. Langsa Timur, kelimpungan dikarenakan kelangkaan pupuk jenis urea yang hingga saat ini bagai hilang di pasaran, Kamis (18/1).

“Kita sangat kesulitan untuk mendapatkan pupuk jenis urea dipasaran dimana para petani sangat membutuhkan untuk memaksimalkan hasil panen padi,” ucap Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kec. Langsa Timur, Zulkifli.

Masih menurutnya, ketersedian pupuk merupakan kebutuhan mendasar bagi para petani guna mendapat hasil panen yang memadai.

Ironisnya setiap kelompok petani pada akhir tahun telah merencanakan penggunaan pupuk baik urea maupun yang lainnya untuk jangka waktu tertentu agar tidak terjadi kelangkaan di pasaran.

“Jauh-jauh hari kita sudah ajukan kepihak Dinas, baik Kota/Kab, Provinsi dan diteruskan hingga pusat terkait permintaan pupuk untuk kebutuhan petani,” jelas Zulkifli.

Dijelaskannya lagi, kalaulah keterbutuhan pupuk tidak dapat terpenuhi maka para petani akan mengalami kerugian pada saat musim panen dikarenakan asupan pupuk yang kurang pada tanaman padi tersebut.

Tak sampai disitu saja, selain kelangkaan pupuk juga para petani kini dibayangi oleh hama kresek dan penyakit pining tanah, ini juga bisa berdampak tanaman padi bisa berkurang panennya.

Dan bila musin panen hasil yang didapat berkurang maka secara otomatis harga beras dipasaran juga turut melambung hingga keangka Rp. 180.00 persak ukuran 15 kg di seputaran Kota Langsa yang juga menjadi keresahan pemebeli beras.

Zulkifli juga menjelaskan bahwa Gampong Alur Merbao merupakan daerah hijau yang artinya Gampong tersebut merupakan lumbungnya pangan bagi ketersedia padi untuk Kota Langsa.

“Kita tetap menjaga Gampong Alur Merbao sebagai penopang pangan dan mohon kiranya Pemerintah memperhatikan nasib para petani padi, dan memberikan solusi dalam mengatasi kelangkaan pupuk urea,” pinta Zulkifli.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here