Resah Dengan Prostitusi, Warga Pasang Banner Penolakan

0
452

AtjehUpdate.com,- Magetan, Sejumlah warga Desa Malang, kecamatan Maospati kabupaten Magetan memasang banner sebagai bentuk protes dengan keberadaan prostitusi di daerahnya. Hal ini diakibatkan karena merasa lingkungannya sudah tidak nyaman lagi dengan suasana kotor itu. Banner penolakan prostitusi itu dipasang di seriap titik tempat keramaian, Jumat (02/02/2018).

Salah satu perwakilan warga Desa Malang mengatakan, aksi ini dilakukannya sebagai bentuk penolakan dari warga terhadap kemaksiatan yang ada di desanya. “Selama ini warga diresahkan dengan keberadaan warung remang-remang, dan seiring dengan itu banyak orang luar daerah keluar masuk tempat kos di desa kami,” jelasnya Seperti dilansir teropongnews.

Menurut sumber lain, sebenarnya dari dulu warga Desa Malang sudah merasa resah dengan keberadaan warem tersebut, namun warga tidak tahu harus mengadu kemana. Bahkan sebelum itu warga sudah melaporkannya ke Satpol PP tapi tidak ada tindakan.

Dalam aksi kali ini, warga Desa Malang memasang 7 banner sekaligus dan menempatkannya di titik-titik strategis. Meski hujan turun, warga tidak menghiraukan dan tetap melakukan pemasangan banner tersebut.

Ancaman Warga:

Aryo salah satu warga lainnya mengatakan, jika setelah dipasangnya banner tersebut namun tidak segera ditindak lanjuti oleh Pemkab Magetan, dirinya bersama warga akan melakukan demonstrasi besar-besaran.

“Jika dalam waktu dekat setelah kami pasang banner ini namun tidak ada tindakan dari Pemkab Magetan, kami warga Desa Malang akan menggelar demonstrasi besar-besaran dengan menggandeng Ormas Islam di Magetan,” ujar Aryo.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here