AtjehUpdate.com, – Banda Aceh, Peluncuran
Forum Barsela Menulis menjadi Forum Aceh Menulis (FAM) sukses dan sangat
meriah. Kegiatan yang dihadiri oleh 80 an penulis se Aceh ini digelar di Aula
Museum Aceh, Banda Aceh, Rabu 16 Agustus 2017.
Kadis Kebudayaan dan
Pariwisata Aceh (Kadisbudpar Aceh), Reza Fahlevi sangat antusias dengan
peluncuran Forum Aceh Menulis. Forum yang awalnya merupakan gugusan para
penulis Barsela akhirnya resmi menjadi Forum Aceh Menulis yang peluncurannya
dilaksanakan “sah” oleh Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi.
Kemudian ia menambahkan
terkait perkembangan pariwisata Aceh saat ini. “Pariwisata Aceh semakin
bangkit dan terus berbenah agar menjadi lebih baik. Dengan apa yang telah
dilakukan pariwisata selama ini berharap gubernur baru ikut mendukung
pariwisata.” Ujarnya.

Ia menambahkan pariwisata
terus bersemangat membuat Aceh menjadi destinasi pariwisata halal. Saat ini
kunjungan wisata kita mencapai 31 ribu per tahun. “Dari sekian banyaknya
wisatawan, pariwisata Malaysia menjadi target utama,” imbuhnya.
Pihaknya terus menciptakan
paket wisata menarik dan sangat terbuka diri dalam menyuport para pelaku
wisata. Apalagi pariwisata memiliki slogan baru “The light of Aceh”.
Sehingga, kata Reza, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media
adalah satu sistem yang saling bersinergi untuk menjadikan wisata sebagai
sektor unggulan.
Dalam peluncuran Forum
Aceh Menulis ini, Reza juga menyampaikan bahwa akan menerbitkan buku profil
rumoh Aceh yang didukung oleh Disbudpar Aceh. “Program ini direncanakan akan
diterbitkan sebelum Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) tahun 2018,” katanya.
Sementara pembina Forum
Aceh Menulis (FAM), Yarmen Dinamika, juga sebagai moderator di kegiatan
tersebut. Yarmen mereview beberapa materi yang pernah diajarkan dari pertemuan
sebelumnya. Salah satunya yaitu untuk membuat tulisan harus memiliki empat
unsur yaitu bahan, ide, bahasa, dan teknik.
Selain itu Yarmen juga
mengungkapkan betapa pentingnya kemampuan menulis, baik untuk akademis maupun
bidang keahlian lainnya.
“Apa yang dilakukan
kawan bloger dan penulis Aceh sat ini dengan membentuk forum menulis,
sebenarnya itulah yang ingin dibuat oleh Disbudpar Aceh selama ini,” kata
Yarmen.
Yarmen menambahkan
“Kita tak hanya bicara pariwisata saja tapi juga mempromosikan budaya dan
wisata Aceh hingga ke internasional. Hari ini kita harus tampil beda. Kita
harus punya tantangan dan memiliki intelektual yang bagus dalam menulis dan
mempromosikan budaya dan wisata kita ke luar.” Katanya.
Setelah pemaparan,
dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Terlihat begitu antusias para
penulis dengan penanya mulai dari tentang promosi hingga peran duta wisata yang
selama ini pasif setelah ditetapkan sebagai duta.
Peserta hadir dari
berbagai kalangan mayoritasnya blogger, tapi juga ada wartawan, dosen,
mahasiswa dan ibu rumah tangga. 
Menariknya lagi hadir beberapa penulis dan blogger yang pernah memenangi
kontes menulis tingkat nasional. Mereka diminta menceritakan pengalaman mereka
dibidang menulis sehingga mampu memenangi lomba.
Terakhir forum menulis
yang selama ini bernama Forum Barsela Menulis ini resmi diubah menjadi Forum
Aceh Menulis oleh Kadis Pariwisata Aceh Reza Fahlevi. Untuk ke depan forum ini
terbuka untuk umum bagi siapa saja yang ingin belajar menulis. Dari Aceh untuk
Indonesia dan Dunia.[Najmi]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here