AtjehUpdate.com,- Banda Aceh, Ribuan peserta CPNS harus menelan pil pahit karena sulitnya melewati passing grade atau standar minimum kelulusan tes seleksi kompetensi dasar (SKD).

Analisis Dosen UIN Ar Raniry, Budi Azhari mengatakan pada soal wawasan kebangsaan/TWK, sebagian besar soal menuntut kemampuan analisis, sintesis dan evaluasi. Sedangkan tes karakteristik pribadi, soal soalnya juga kurang memperhatikan standar normal/nilai kepribadian yang berlaku di masing-masing daerah.

Berikut enam fakta yang dikeluhkan peserta tes SKD seperti dilansir serambinews :

1. Satu soal rata-rata menghabiskan waktu kurang dari satu menit. Karena itu peserta dituntut untuk tidak hanya tepat dalam menjawab, tapi juga cepat karena waktu terbatas.

2. Jumlah soal TWK 35, TIU 30, TKP 35 dengan total 100. Sedangkan waktu hanya 90 menit.

3. Durasi waktu menjadi kendala utama karena soal relatif panjang, begitu juga pilihan jawaban dari A sampai E yang juga panjang terutama jenis soal TKP.

4. Peserta menghabiskan waktu untuk membaca soal yang panjang sehingga di menit terakhir yang tersisa hanya dijawab seadanya dengan menebak.

5. Passing Grade tinggi, misal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80 dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 75

6. Banyak peserta tidak mampu memenuhi passing grade. Untuk memenuhi passing grade, peserta harus menjawab benar minimal 15 dari 35 soal TWK, 16 dari 30 soal TIU dan 29 dari 35 soal TKP.

Ditambahkan Budi bahwa Pemerintah harus meninjau ulang kebijakan tes SKD tersebut.

“Karena soal tidak mungkin diubah, Pemerintah Jokowi bisa melakukan tiga hal yaitu : menurunkan passing grade SKD, kelulusan ditentukan rata-rata nilai dari ketiga nilai TKP, TWK dan TIU (artinya kurang nilai dari salah satu tidak langsung menggugurkan peserta) dan ketiga panitia bisa membuat ranking dari hasil tes SKD tersebut agar tidak langsung gugur sehingga putra putri terbaik Indonesia bisa berkompetisi lebih lanjut”, pungkas Budi. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here