AtjehUpdate.com,- Langsa, Masyarakat dari dua Gampong pada Kecamatan Langsa Kota, yakni Gampong Paya Bujok Blang Paseh serta Gampong Tualang Tengoh mengeluhkan tidak maksimalnya pendistribusian air oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Langsa.

“Sudah dua hari ini kami terpaksa membeli air jirigen lengkong hingga 80 ribu rupiah untuk keperluan memasak, mandi serta menyuci disebabkan PDAM yang mengaliri air ke rumah kami tidak hidup sudah sejak pagi Jum’at kemarin sampai dengan Sabtu hari ini, ujar masyarakat yang enggan namanya disebut namanya, Sabtu (12/04).

Tampak di salah satu rumah warga, air yang disalurkan PDAM Tirta Kemuning Langsa keruh berwarna hitam kecoklatan layaknya kopi susu. (Foto JBI)
Tampak di salah satu rumah warga, air yang disalurkan PDAM Tirta Kemuning Langsa keruh berwarna hitam kecoklatan layaknya kopi susu. (Foto JBI)

Dijelaskannya, “dulu tidak seperti sekarang – sekarang ini PDAM matikan aliran air sampai dua harian, ironisnya lagi meteran tetap berputar tapi air tidak keluar, hanya suara semprotan angin saja yang ada”, ucapnya lagi.

Kalau meterannya jalan, otomatis hitungan pembayaran tetap berjalan terus menerus, “sementara saya dalam dua hari ini sama sekali tidak menikmati kontribusi air yang memadai”, ujarnya dengan nada kecewa.

Ditempat terpisah, Gunawan (49) Warga Gampong Selalah Baru, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa mengatakan kepada atjehupdate.com, “saya juga sangat resah dan kecewa terhadap pelayanan pendistribusian air dari PDAM Tirta Kemuning Kota Langsa,”.

Menurutnya PDAM belum mampu memberikan pelayanan yang memadai kepada para pelanggan, dimana dalam hal ini air yang di distribusikan PDAM belum layak untuk dikonsumsi masyarakat untuk kebutuhan sehari – hari, dikarenakan airnya yang keruh hitam kecoklatan, “Boleh anda lihat airnya sama seperti kopi dicampur susu”, pungkasnya.

Sementara itu Dirut PDAM Kota Langsa Azzahir, sa’at dikonfirmasi wartawan tentang perihal keluhan warga tersebut menjelaskan, “Siap pak, kata dia seraya meminta sebutkan id pelanggan, biar malam ini juga langsung dicek ke lokasi, kita siap tindaklanjuti asalkan lengkap alamatnya tulisnya lewat pesan WhatsApp yang diterima wartawan.

“Siap! No id berapa kalau tidak fotokan rekening air terakhirnya, siap pak, insya Allah besok kita tindaklanjuti, besok kita akan ke lokasi, itu sudah menjadi tugas kami karena kepuasaan pelanggan adalah kebanggaan kami”, tutupnya lewat pesan WhatsApp kepada wartawan. (JBI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here