AtjehUpdate.com,- Banda Aceh, Efek tidak melakukan pertanggung jawaban penggunaan anggaran sebelumnya, sebanyak 571 Gampong yang ada di Aceh kini tak mendapat lagi Dana Desa Tahap III.

Kepala Dinas Pembangunan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Drs Bukhari MM usai pembukaan acara Orientasi Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (TIK) dalam program Inovasi Desa di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh mengatakan bahwa semestinya jatah Dana Desa tahap III sebanyak Rp 1,7 triliun untuk 6497 gampong se Aceh kini telah turun menjadi Rp 1,627 triliun karena sebanyak 571 gampong tak mendapat lagi.

“Gampong yang mendapat dana tinggal 5926 dari total 6497 hal itu dikarenakan sebanyak 571 gampong tersebut belum menatik dana tahap I dan II ” ucap Bukhari, Selasa (09/10/20018).

Adapun 571 Gampong tersebut berada di Wilayah Aceh Timur, Pidie, Lhokseumawe, Aceh Utara, Abdya, Kota Subulussalam, Aceh Tenggara dan sebagian daerah lainnya.

Ditambahkan Bukhari bahwa seharusnya kini Dana Tahap III sudah bisa dicairkan sejak juli 2018 namun masih mengendap di kas 23 kab/kota se- Aceh senilai Rp 1,6 triliun.

“Kepada Bupati/Walikota serta Kepala BPM Kab/Kota kita harap dapat membantu percepatan pencairan Dana Desa tahap III. Karena jika semuanya tak terserap maka pemerintah Pusat bisa mengurangi pagu sana desa di tahun depan untuk Aceh” papar Bukhari.

Menurut Bukhari dana desa hanya tujuh hari saja bisa singgah di kas daerah terhitung sejak ditarik dari kas negara, jika Pemkab/Pemko tak juga menyalurkan ke gampong yang sudah memenuhi syarat maka bisa dikenakan sanksi seperti pengurangab jatah Dana Alokasi Umum (DAU) tahap berikutnya sesuai dengan jumlah dana desa tahap III yang tidak disalurkan. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here