AtjehUpdate.com,- Banda Aceh, Ketua KNPI Aceh versi Zikrullah Ibna mendatangi kantor Komisi Pemberantas Korupsi(KPK) hari ini di Jakarta, Senin (01/10/2018) untuk melaporkan Pemerintah Provinsi Aceh terkait rencana Penggunaan Anggaran dari APBA untuk Kongres KNPI versi Rifai Darus atau Wahyu Saputra tahun 2018 di Aceh.

Menurut pers release yang dikirim kepada AtjehUpdate.com, Zikrullah menerangkan bahwa laporan pihaknya telah diterima oleh KPK pada 1 oktober 2018 dengan nomor surat 21/dpdknpiaceh/ix/2018 pada pukul 11.26 WIB.

Diterangkan Zikrullah Ibna bahwa merujuk kepada hasil pertemuan dengan Gubernur Aceh Non Aktif Irwandi Yusuf, anggaran tersebut hanya boleh digunakan jika Kongres Tersebut Fusi (Bersama).

“Jika tidak bersama maka tak boleh ada Kongres di Aceh karena penggunaan anggaran untuk lembaga yang berstatus quo (dualisme) adalah merupakan pelanggaran secara hukum. Atas dasar beberapa hal tersebut, maka kami melaporkan rencana penggunaan anggaran Kongres sebesar 9,8 M ke KPK” tegas Zikrullah.

Ia menambahkan, pada saat kepemimpinan Irwandi Yusuf, KNPI Aceh dan DPP KNPI Pusat telah melakukan pertemuan dengan agenda koordinasi terkait persoalan yang sedang terjadi di internal KNPI, dalam pertemuan tersebut Irwandi yusuf menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh untuk menghentikan anggaran kapada kedua belah pihak sampai permasalahan tersebut diselesaikan.

“Irwandi juga menegaskan tidak ada kongres di Aceh apabila belum melakukan penyatuan, karena Aceh siap menjadi pelopor pamersatu pemuda nasional” pungkasnya. (Muliadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here