AtjehUpdate.com,- Meulaboh, Polres Aceh Barat meningkatkan status Camat Arongan Lambalek SJ (52) dan staf nya H (35) sebagai tersangka kasus dugaan pungutan liar (pungli) dalam operasi tangkap tangan (ott) senin (15/10/2018)

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK mengakui bahwa pihaknya telah menahan dua orang dari empat orang yang sebelumnya diamankan.

Adapun kedua orang lagi yang juga terjaring ott akhirnya dibebaskan karena hanya dijadikan saksi, yaitu A staf di kantor Camat dan AM, keuchik sebuah desa di Arongan Lambalek.

Adapun OTT terjadi ketika Keuchik AM sedang menyerahkan uang Rp 2 juta ke staf di kantor camat tersebut. Uang itu dilaporkan akan digunakan untuk kegiatan MTQ dikecamatan setempat pada 20 oktober. Dalam kasus tersebut, polisi juga menyita uang Rp 38 juta.

Akhirnya pelaksanaan MTQ ditunda terkait peristiwa tersebut.

Sementara itu, Camat Arongan Lambale, SJ saat bertugas sebagai pemegang kas di DPRK Aceh Barat pernah di vonis pada tahun 2011 dalam kasus korupsi uang untuk untuk dipertanggungjawabkan (UUDP) di DPRK Aceh Barat. (mai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here