Tips Hidup Sehat di Jaman Hoax

0
112

AtjehUpdate.com,- Jaman now adalah jaman hoax. Semua pihak berperan membesarkan volume hoax. Semua kalangan jadi pabrik hoax. Ada yang sadar, ada yang tidak, ada yang berbayar, ada yang gratis.

Bagi sebagian kalangan, hoax sumber berkah, bagi sebagian lagi hoax adalah kesialan. Bagi sebagian hoax penting, bagi sebagian lagi hoax merugikan.

Yang pasti, cepat atau lambat hoax pasti menghancurkan kemanusiaan dan peradaban manusia dan kemanusiaan, menghancurkan dirimu, keluargamu, dan bangsamu.

Oleh karena itu, seluruh warga harus berperan aktif dalam menghambat perkembangan virus hoax tersebut. Beberapa tip hidup sehat tanpa hoax, sebagai berikut:

1. Maksimalkan penggunaan pikiran dan akal sehat selalu, saat sebelum, sedang, dan pasca memproduksi informasi.

2. Buatlah informasi dari segala peristiwa, hanya yang Anda saksikan dan alami sendiri, bukan dari cerita orang lain, walau dari orang terdekat atau kepercayaanmu sekalipun.

3. Ungkapkan sedetail mungkin segala yang Anda ketahui, yang dilihat, yang dipikirkan, dan wajib memenuhi unsur 5W plus 3H (who, what, where, when, why, dan how many, how much, dan how does it happen).

Baca Juga  Ketika Pemerintah Hendak Menarik Zakat PNS

4. Jika terpaksa, gunakanlah referensi terpercaya sebagai sumber informasi pendukung (sekali lagi pendukung) bagi informasi yang sedang dibuat.

5. Maksimalkan penggunaan pikiran dan akal sehat saat sebelum, sedang, dan sesudah menyebarkan informasi, teristimewa saat meneruskan (forward) informasi dari pihak lain.

6. Gunakan formula berikut saat menyebarluaskan informasi, juga saat meneruskan (forward) informasi ke publik menggunakan media massa, media sosial, maupun jejaring pertemanan lainnya.
Formula itu adalah:

Langkah 1: jika informasinya benar, (faktual, tepat, akurat, detil), silahkan lanjut ke langkah ke-2; jika informasinya tidak benar, langsung delete.

Langkah 2: jika informasinya penting bagi orang lain/publik, silahkan lanjut ke langkah ke-3; jika informasinya tidak penting, langsung delete.

Langkah 3: jika informasinya bermanfaat, berguna bagi orang/warga lainnya, silahkan lanjut ke langkah ke-4. Jika tidak bermanfaat, langsung delete saja.

Langkah ke-4: jika Anda bisa dikonfirmasi (bisa memberikan jawaban atau penjelasan) tentang hal-ihwal informasi yang akan disebarkan, silahkan disebarluaskan; jika tidak bisa memberikan penjelasan, maka simpanlah informasi tersebut di memori atau di perangkat penyimpanan informasi Anda sendiri.

Baca Juga  Anies Baswedan "DIZALIMI"

Slipi, 8 February 2018,
By. Wilson-PPWI

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here