AtjehUpdate.com, BANTUL
Karena terbukti bersekongkol mencuri sepeda kayuh dibeberapa masjid selama satu
tahun, sepasang muda-mudi diamankan Polsek Bantul. Uang hasil curian digunakan
untuk pacaran.
Kompol Paimun, Kapolsek
Bantul menjelaskan, pasangan tersebut sudah beraksi selama satu tahun ini.
Mereka mengambil sepeda yang terparkir di masjid-mesjid lalu menjualnya. Sudah
belasan orang jadi korban, tapi akhirnya aksi mereka kepergok juga.
Pasangan tersebut yakni,
berinisial S (24), pria asal Kulonprogo, dan F (21), warga Bantul. Dihadapan
penyidik, mereka mengaku sudah menghabiskan hasil jarahan untuk pacaran dan
berfoya-foya berdua.
Sepeda hasil curian,
mereka jual seharga Rp 60 ribu sampai Rp 180 ribu. “Total ada 18 sepeda
kami amankan,” jelasnya, Selasa (25/4/2017).
Menurut pengakuan
tersangka, belasan sepeda ini diambil dari beberapa masjid. Mereka sudah
beraksi sejak 2016 lalu, dan terus berlanjut sampai sekarang. Kini belasan
barang bukti sepeda kayuh terparkir dihalaman Polsek Bantul.
“Terakhir kali keduanya
beraksi saat mencuri sepeda di Masjid al-Husna, Desa Palbapang, Kecamatan
Bantul, belum lama ini,” ungkap Paimun. “Mereka beraksi saat warga
menjalankan salat subuh,” imbuhnya.
Kapolsek ini mengungkapkan,
setiap kali beraksi keduanya melakukan pengintaian terlebih dahulu. Setelah ada
warga yang dibidik, mereka berbagi tugas. Salah satu berperan mengambil sepeda
waktu warga shalat, satu yang lain bertugas mengawasi situasi.
Mereka berbagi peran, yang
bertugas mengambil sepeda yakni F, sedangkan S hanya mengawasi keadaan di atas
motor.
Setiap kali beraksi, hasil
jarahan mereka bawa ke Kulonprogo. “Termasuk aksi terakhir, begitu
berhasil (dicuri), sepeda dibawa ke rumah tersangka di Kulonprogo,”
sebutnya.
Setelah ditelisik,
ternyata S sudah beristri. Tapi istrinya dia tinggalkan setahun terakhir,
karena berpacaran dengan F. Namun S mengaku F kerap menuntut banyak hal, hingga
keduanya gelap mata dan nekat lakukan aksi pencurian bersama.
“Sampai sekarang
kedua tersangka masih pacaran, belum menikah. Keduanya kami jerat pasal 363
KUHP,” tutupnya.[Red/detik]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here