Untung Sangaji ‘Polisi Rasa Ulama’

1
519
Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji sedang menerima nasehat dari Ulama Karismatik Aceh, Al Mukarram Abu Kuta Krueng.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji sedang menerima nasehat dari Ulama Karismatik Aceh, Al Mukarram Abu Kuta Krueng.

AtjehUpdate.com,- Abdi negara itu dekat dengan Ulama, selalu meminta nasehat ulama dalam berbuat, memohon petunjuk Ulama dalam bertindak. Bahkan setiap langkahnya adalah restu Ulama. Bukan malah memusuhi, mengadu domba, bahkan meng-kriminalisasi Ulama.

“Teungku” Untung Sangaji, kiranya gelar ketokohan Aceh itu layak disematkan di depan namanya. Dia salah seorang Polisi yang selalu berbuat dan bertindak dengan nasehat dan petunjuk Ulama.

“Para Ulama adalah Waliullah bagi saya, yang harus dihormati dan dimuliakan derajatnya”, ucapnya di sela perbincangan dengan pengurus DPP Lsm Gadjah Puteh kala berkunjung berikan dukungan bagi Untung, Jumat (2/2/18).

Salah satu keberaniannya membantai teroris jahanam Bom Thamrin Jakarta
Salah satu keberaniannya membantai teroris jahanam Bom Thamrin Jakarta

Kapolres dengan segudang prestasi dan keberanian itu telah banyak berbuat bagi masyarakat setempat. Meski dalam usia jabatan yang masih singkat, terhitung setelah dilantik pada Desember 2016, namun kiprahnya sebagai pimpinan yang amanah ia jalankan dengan penuh tanggungjawab dan dedikasi tinggi.

Baginya hidup adalah amanah, dengan gambar ‘tengkorak’ yang ada pada beberapa perangkat kerjanya, menurutnya memiliki nilai filosofi agar “berbuat baik sebelum mati”.

Prestasinya bukan isapan jempol belaka, dirinya banyak terlibat di berbagai event dan operasi keamanan. Tentu semua tahu, bagaimana gagahnya seorang Untung melumpuhkan pelaku teror bom ‘Thamrin’ Jakarta di awal Januari 2016 yang lalu. Meski keberadaannya disana bukanlah bagian tim mabes polri yang ditugaskan untuk mengeksekusi aksi teror tersebut, namun jiwa Korsa dalam dirinya mendorong rasa ikut bertanggung jawab bagi keamanan negara.

Kesibukannya tidak hanya sebagai komando kamtibmas dalam wilkumnya saja, namun selalu berusaha berbuat yang terbaik bagi warga. Tidak hanya mampu menindak pelanggar hukum, namun juga dapat membina dan mendidik para tersangka untuk menjadi warga yang baik dan berguna dengan harapan tidak akan mengulang kesalahan yang sama.

Seumpama warga binaan LP Lhoksukon, meski tidak dalam kewenangannya, Untung tetap terus mencurahkan perhatiannya. Mereka dilatih untuk kreatif dalam mengisi hari hari sebagai narapidana ataupun warga binaan disana. Dengan memberikan pelatihan dan keahlian sebagai pengrajin kancing baju dari tempurung kelapa.

Menurut Kapolres Aceh Utara itu, saat ini warga binaan LP Lhoksukon tersebut telah menjadi mitra yang terikat kontrak dengan salah butik ternama di kota Jakarta yang menampung kancing tempurung kelapa hasil kerajinan para narapidana.

Tentunya itu semua berkat tangan dingin seorang Untung Sangaji dan dengan dukungan penuh darinistri tercinta yang terus berupaya agar para warga binaan dan pelanggar hukum dapat hidup lebih baik dengan memiliki keahlian hingga terhindar dari hal negatif di masa akan datang.

Karyanya ini hanya sebagian kecil dari segudang prestasi lainnya, karena sosok Untung saat ini sangat viral hingga dengan mudah dapat diketahui track record nya di sosial media, tentang kelebihan dan keberaniannya dalam mengemban tugas sebagai abdi negara.

“Karena baginya hidup adalah amanah, maka berbuat baiklah sebelum mati”, semboyan hidupnya.

Facebook Comments

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here