AtjehUpdate.com, LANGSA – LSM Gadjah Puteh mengaku
prihatin melihat kinerja Walikota Langsa, Usman Abdullah,SE yang terkesan seperti
dibiarkan berjalan sendiri, terutama dalam merealisasikan program kerja Pemko
Langsa.
Demikian dikatakan Sekjend
Gadjah Puteh, T.Syaifuddin,SH yang didampingi oleh Kadiv Humas Gadjah Puteh,
Mahlil Hasbi pada atjehupdate.com, Rabu (26/7) diruang kerja.
Menurutnya, hal itu
terjadi oleh karena tidak terlepas dari lemahnya pengelolaan manajemen sejumlah
bagian di jajaran sekretariat Pemko Langsa dalam menjalankan peran dan
fungsinya
Dikatakannya, tidak
semestinya seluruh permasalahan yang terjadi di Pemko Langsa harus dihandle
oleh walikota, bahkan beliau yang menjawab atau menjelaskannya secara langsung ke
publik lewat media. Seperti yang baru-baru ini terjadi terkait persoalan tanah
lahan TPA di Keumuning
Gadjah Puteh juga
mempertanyakan peran dan tanggung jawab Sekdakot terhadap fungsi Bagian Humas
dan Bagian Hukum Sekretariat sebagai pengacaranya Pemko serta BLHKP yang
terkesan tidak mau tau.
“Mereka ini kemana
saja, peran dan fungsinya apa, ini patut dipertanyakan,” tegas T
Syaifuddin.
Selain itu juga Gadjah
Puteh menilai masih lemahnya dukungan dari 
parlemen, khususnya dari fraksi maupun partai pengusung terhadap
terobosan yang ditempuh oleh Walikota Langsa, seperti rencana Pemerintah Kota
terkait program pembangunan bandara pesawat perintis.
Terkait rencana itu, masyarakat
tidak pernah mendengar ada anggota DPRK Langsa dari fraksi maupun partai pengusung
yang berbicara di media guna mendukung program besar itu.
“Sangat ironis
kondisinya, tapi mau bagaimana lagi, itulah realita yang tersaji, dukungan moril
hanya datang dari ketua fraksi PA DPRA, namun Dewan DPRK nya pada kemana,”
tanya Sekjend ini heran.
Pada kesempatan yang sama,
Mahlil Hasbi turut mengkritisi minimnya peran Sekdakot Syahrul Thaib yang
dianggap hanya diam dan tidak mampu bersinergi dengan atasannya, semisal fakum
nya fungsi Humas pemko yang tidak mengeluarkan satu kata pun untuk
mengklarifikasi dan menyuarakan program pemerintah kota dalam menjalankan fungsinya
sebagai corong Pemko Langsa, ujarnya.
Pihaknya berharap Walikota
Langsa segera menyadari dan memahami kondisi itu, dan disarankan untuk segera
mengambil langkah kongkrit dan tegas, agar kedepan program kerja pemko selain
mendapatkan dukungan dari masyarakat juga didukung dari kalangan internal, terutama
menyangkut dukungan politis dari fraksi ataupun partai pengusung di parlemen,
imbuhnya.[Jagad]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here