AtjehUpdate.com,- Tamiang Hulu, Kendati Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah menerbitkan surat edaran tentang penggunaan alat angkutan hasil galian C yang berisi larangan bagi para pengusaha stone crusher (pemecah batu) untuk tidak membawa hasil pengolahan dengan menggunakan tronton dan engkel khususnya pada kelas jalan kabupaten, namun ternyata PT Tegas Nusantara tetap melanggar aturan dan surat edaran Bupati Aceh Tamiang tersebut.

Hal itu terungkap ketika warga Kecamatan Tamiang Hulu melayangkan protes kepada pemerintah daerah yang meminta PT Tegas Nusantara tetap mematuhi aturan untuk tidak menggunakan angkutan jenis tronton dan engkel dalam mengangkut hasil pengolahan di jalan – jalan dalam wilayah Kecamatan Tamiang Hulu.

Salah seorang tokoh masyarakat mengatakan bahwa PT Tegas Nusantara tetap menggunakan tronton dan engkel untuk membawa hasil olahan bertonase besar pasca terbitnya edaran Bupati. Masyarakat khawatir akses jalan yang digunakan menjadi rusak, terlebih lagi diketahui sebelumnya PT Tegas Nusantara telah membuat pernyataan kesanggupan tidak akan menggunakan angkutan jenis tronton dan engkel dalam mengangkut hasil pengolahan batu pecah (split) tahun 2016 silam.

“Yo koyo cangkem lunyu (bahasa jawa – tidak bisa dipegang janjinya)”, katanya.

Menanggapi protes warga, Camat Tamiang Hulu, Iman Suhery, S.STP, MSP yang dihubungi melalui telepon seluler mengatakan bahwa dirinya telah mmegetahui persoalan ini.

“Banyak pengaduan dari masyarakat yang masuk baik melalui telepon dan WhatsApp (pesan lintas platform). kita telah menyurati dinas terkait karena sangat riskan sekali dan akan jadi potensi konflik antara masyarakat dengan pihak perusahaaan kalau tidak segera diambil langkah penyelesaian permasalahan”, jelasnya.

“Kita apresiasi kepedulian masyarakat terhadap jalan. Kita paham, kondisi jalan yang telah baik sebagaimana hari ini adalah hal yang sudah lama mereka idamkan”, sambungnya.

Namun, dirinya juga mengimbau masyarakat untuk selalu menghindari untuk bertindak anarkis.

“Ada kami pemerintah daerah. Percayakan kepada kami untuk menyelesaikannya”, janji Camat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here